Sebanyak 17 item atau buku ditemukan

Perilaku Organisasi

Konsep, Teori, dan Implementasi

Mempelajari perilaku organisasi merupakan sesuatu yang menarik, karena mempelajari tentang orang-orang dan tabiat manusia di dalam organisasi. Setiap orang berbeda, masing-masing memiliki keunikan dan karakteristik dalam mempersepsikan sesuatu. Masing-masing memiliki persepsi, karakter, kepribadian, pengalaman hidup, sikap, keyakinan dan tingkat cita-cita yang berbeda. Berbagai macam perilaku dan romantika tersebut mengitari sebuah organisasi dalam upaya pencapaian tujuan bersama. Di samping itu, jika dipandang dari perspektif yang lain, ilmu perilaku organisasi ini dapat juga dijadikan sebagai upaya refleksi diri. Buku ini mengulas beberapa aspek terkait perilaku organisasi sebagai sebuah kajian dalam mengoptimalkan peran organisasi dalam pencapaian tujuan. Karenanya, buku ini mengelaborasi tentang sebelas poin penting yang dibahas secara menyeluruh pada setiap bab. Pertama, membahas tentang konsep dasar perilaku organisasi; Kedua, perilaku individu dalam organisasi; Ketiga, persepsi dan dimensi-dimensi persepsi; Keempat, kelompok dalam organisasi; Kelima, kekuasaan dan politik; Keenam tentang konflik, penanganan konflik dan negosiasi; Ketujuh, motivasi kerja; Kedelapan, manajemen dan penilaian kinerja; Kesembilan, konsep stress dan perilaku kerja dalam organisasi; Kesepuluh, tim kerja dan perilaku kelompok: dan kesebelas, kompetensi dan kepemimpinan. Buku ini disusun secara sistematis dan menggunakan bahasa yang sederhana, agar memudahkan pembaca memahami materi yang disuguhkan. Keunggulan lainnya, tulisan ini dapat dibaca oleh siapa aja, baik mahasiswa, dosen, peneliti, maupun praktisi yang berkecimpung di bidang perilaku organisasi. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup #PrenadaMedia

Mempelajari perilaku organisasi merupakan sesuatu yang menarik, karena mempelajari tentang orang-orang dan tabiat manusia di dalam organisasi.

Teori Organisasi

Buku Manajemen berjudul Teori Organisasi merupakan karya Dr. Abdul Rahman Dilapanga, M.Si., dkk. Organisasi itu sebagai struktur tata pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerja sama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu. Kemudian secara umum teori organisasi dapat diartikan sebagai suatu pikiran dari sekelompok orang yang membagi bagikan tugasnya secara terstruktur untuk mendapatkan pedoman yang ingin dicapai secara bersama-sama. Teori Organisasi merupakan teori yang berupaya untuk menjelaskan atau meramalkan bagaimana organisasi dan orang-orang di dalamnya berperilaku dalam berbagai struktur organisasi, budaya dan lingkungan untuk mencapai tujuan.

Buku Manajemen berjudul Teori Organisasi merupakan karya Dr. Abdul Rahman Dilapanga, M.Si., dkk.

ANALISA PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

Dalam era digital yang terus berkembang pesat, peran sistem informasi dalam mendukung operasional dan pengelolaan informasi suatu organisasi menjadi semakin krusial. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut adanya sistem informasi yang efisien, inovatif, dan dapat beradaptasi dengan dinamika lingkungan bisnis. Oleh karena itu, analisis dan perancangan sistem informasi menjadi langkah strategis yang tak terhindarkan dalam upaya meningkatkan daya saing dan efektivitas suatu entitas.

Dalam era digital yang terus berkembang pesat, peran sistem informasi dalam mendukung operasional dan pengelolaan informasi suatu organisasi menjadi semakin krusial.

Dasar Analisa Perancangan Sistem Informasi

Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang ada pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi untuk mengambil keputusan atau mengendalikan informasi (Syarif, 2009). DSS (Decision Support System) adalah sistem informasi berbasis komputer yang menggunakan model keputusan dan database khusus untuk membantu proses pengambilan keputusan bagi manajerial end user. Perkembangan sistem informasi sekarang sangat cepat dan pesat, tidak sedikit yang menggunakan sistem informasi untuk membantu kemudahan dalam bekerja.

Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang ada pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi untuk mengambil keputusan atau mengendalikan informasi (Syarif, 2009).

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI ERA DISRUPSI (Konsep dan Implementasi)

Sistem Informasi Manajemen (SIM) tentu tidak terlepas dari komputer, produk aplikasi dan sumber daya manusia. Sistem Informasi Manajemen juga tidak terlepas dari perkembangan peradaban manusia. Sistem Informasi Manajemen (SIM) bukanlah sesuatu hal yang baru dan sudah banyak yang mendefinisikan pengertian dari Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi Manajemen (SIM). Sistem Informasi Manajemen (SIM) mempunyai beberapa definisi yang disampaikan oleh beberapa ahli diantaranya: Robert G.Murdick dan Joel E.Ross mendefisinikan bahwa Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah : “Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah proses komunikasi dimana informasi masukan (input) direkam, disimpan dan diproses untuk menghasilkan output yang berupa keputusan tentang perencanaan, pengoperasioan dan pengawasan.” Gordon B. Davis mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen (SIM) sebagai berikut : “Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah sistem manusia/mesin yang terpadu guna menyajikan informasi untuk mendukung fungsi operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam organisasi.” Eko Nugroho (2008) mendefinisikan Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah : “Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk mengelola informasi bagi manajemen organisasi.” Berdasarkan pendapat beberapa ahli diatas dapat disimpulkan bahwa: Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah sistem yang mengintegrasikan perangkat keras, perangkat lunak dan sumber daya manusia untuk mengelola dan menghasilkan informasi dalam mendukung perencanaan, pengoperasian dan pengawasan organisasi agar tercapai tujuan organisasi dan memudahkan manajemen organisasi dalam pengambilan keputusan. Sistem Informasi Manajemen (SIM) mempunyai fungsi untuk mengelola data-data transaksi, manajemen kontrol dan sistem pendukung pengambilan keputusan.

Merencanakan proyek-proyek sistem - Mengkaji tujuan, perencanaan strategis dan kebijakan perusahaan - Menetapkan sasaran proyek-proyek sistem - Membuat laporan perencanaan sistem - Meminta persetujuan manajemen 2.

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Buku ini secara spesifik membahas tentang sistem informasi manajemen dimulai dari hal yang paling basis, yaitu pengertian atau batasannya, sampai pada pembahasan tentang analisis sistem informasi manajemen.

Proses Perencanaan Sistem Proses dari perencanaan sistem dapat dikelompokkan dalam 3 proses utama, seperti berikut ini: 1) Merencanakan proyek-proyek sistem yang dilakukan oleh staf perencana sistem. 2) Menentukan proyek-proyek sistem ...

Konsep Sistem Informasi dalam Berbagai Aspek Kehidupan Masyarakat

Buku ini diharapkan dapat hadir memberi kontribusi positif dalam ilmu pengetahuan khususnya terkait dengan Sistem Informasi. Sistematika buku Konsep Sistem Informasi dalam Berbagai Aspek Kehidupan Masyarakat ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Buku ini terdiri atas 11 bab yang dibahas secara rinci, diantaranya: Pengertian Konsep Sistem Informasi, Kebutuhan Membangun Sistem Informasi Korporasi, ERP, Arsitektur ERP, SCM, Teknologi Dalam SCM, E-Business Dan SCM, Pemahaman CRM, Kegagalan Proyek CRM, Mengkombinasikan CRM Dengan Survei, Membangun Aturan Sistem Informasi, Teknologi Pada Organisasi Dan Analisis Strategi IS/IT.

7) Supply chain manajement Modul ini digunakan untuk memotret proses rantai pasok barang yang masuk hingga barang yang keluar. 8) Manajemen Gudang Modul ini digunakan oleh perusahaan dalam mengelola operasional yang berhubugan dengan ...

KELEMBAGAAN SISTEM INTEGRASI TANAMAN PADI-TERNAK SAPI

Salah satu sistem usaha tani yang dapat mendukung pembangunan pertanian di wilayah pedesaan adalah sistem integrasi tanaman ternak. Ciri utama dari pengintegrasian tanaman dengan ternak adalah terdapatnya keterkaitan yang saling menguntungkan antara tanaman dengan ternak. Keterkaitan tersebut terlihat dari pembagian lahan yang saling terpadu dan pemanfaatan limbah dari masing masing komponen. Saling keterkaitan berbagai komponen sistem integrasi merupakan faktor pemicu dalam mendorong pertumbuhan pendapatan masyarakat tani dan pertumbuhan ekonomi wilayah yang berkelanjutan. Sistem integrasi tanaman ternak mengemban tiga fungsi pokok yaitu 1) memperbaiki kesejahteraan dan mendorong pertumbuhan ekonomi, 2) memperkuat ketahanan pangan dan 3) memelihara keberlanjutan lingkungan.

... Fakultas Ekonomi Unismuh Makassar dan dosen S2 di Program Pascasarjana Agribisnis Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai dosen Manajemen Manajemen Pemasaran dan Rantai Pasok Agribisnis, Penyuluhan dan Komunikasi dalam Agribisnis.

Sistem logistik bisnis e-commerce di era new normal

E-commerce menjadi media yang membantu dunia usaha berbagai skala untuk terlibat dalam perdagangan domestik maupun internasional dengan menyederhanakan rantai pasok, memudahkan pencarian barang, memudahkan transaksi, dan lain sebagainya ...