Sebanyak 60 item atau buku ditemukan

Manajemen Pendidikan Islam: Tinjau Konsep, Kurikulum, dan Sistem Informasi Sekolah

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan sumber daya berupa man, money, materials, method, machines, market, minute, dan information, agar menghasilkan sesuatu yang efektif dan efisien dalam bidang pendidikan. Manajemen pendidikan harus diterapkan dalam dunia pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan dan sasaran pendidikan. Pendidikan yang berorientasi kedepan memiliki visi dan misi yang jelas akan menghasilkan output dan outcome yang berkualitas. Pembahasan materi dalam buku ini terdiri dari 12 BAB yaitu: BAB I. Definisi dan Konsep Dasar Manajemen Pendidikan; BAB II. Ruang Lingku Manajemen Pendidikan; BAB III. Manajemen SDM Dalam Pendidikan; BAB IV. Manajemen Berbasis Sekolah; BAB V. Manajemen Sarana dan Prasarana; BAB VI. Manajemen Kurikulum; BAB VII. Manajemen Kelas; BAB VIII. Manajemen Peserta Didik; BAB IX. Manajemen Keuangan Sekolah; BAB X. Manajemen Sistem Informasi Sekolah; BAB XI. Manajemen Mutu Sekolah; dan BAB XII. Manajemen Humas.

Dalam perencanaan manajemen sistem informasi sekolah berbasis website setidaknya dibutuhkan tiga departemen yang bertanggungjawab antara ... 2) Menentukan proyek-proyek sistem yang akan dikembangkan dan dilakukan oleh komite pengarah.

Manajemen Proyek Teknologi Informatika

Pada buku dijelaskan tentang ruang lingkup manajamen proyek, proses manajemen proyek, pengenalan microsoft project proyek, manajemen integrasi proyek, manajemen batasan proyek, manajemen waktu proyek, manajemen biaya proyek, manajemen kualitas proyek, manajemen sumber daya manusia, manajemen resiko proyek, dan manajemen pengadaan proyek

Pada buku dijelaskan tentang ruang lingkup manajamen proyek, proses manajemen proyek, pengenalan microsoft project proyek, manajemen integrasi proyek, manajemen batasan proyek, manajemen waktu proyek, manajemen biaya proyek, manajemen ...

Sistem Operasional Manajemen Distribusi

Buku Sistem Operasional Manajemen Distribusi ini menguraikan secara padat dan ringkas mengenai kegiatan operasional pendistribusian sebagai berikut. • Manajemen Distribusi, membahas pengertian, fungsi, keunggulan, dan hambatan yang dialami saluran distribusi. • Saluran Distribusi, menguraikan jenis-jenis saluran distribusi yang dapat dipergunakan secara tradisional dan modern, perilaku konsumen dalam distribusi, sistem distribusi lama dan baru, serta permasalahan saluran distribusi. • Perencanaan Manajemen Distribusi, menguraikan mengenai pelayanan konsumen, perencanaan dan evaluasi saluran distribusi, manajemen distribusi yang terintegrasi, dan faktor keberhasilan dalam manajemen distribusi. • Kebijakan dan Strategi Saluran Distribusi, menerangkan strategi yang diterapkan dalam saluran distribusi. • Membangun Sistem Manajemen Distribusi, menjelaskan model perusahaan distribusi, pedoman dan prosedur pelaksanaan kerja distribusi, dan jenis laporan dalam saluran distribusi. • Pengukuran dan Analisis Keuangan Saluran Distribusi, yakni memberikan pengukuran beserta analisis yang berkaitan dengan kegiatan operasional pendistribusian. Pembahasan-pembahasan tersebut dapat memberikan wawasan pengetahuan kepada mahasiswa dan masyarakat umum mengenai kegiatan operasional distribusi beserta pengukurannya. Buku yang wajib dimiliki oleh mahasiswa konsentrasi manajemen pemasaran, dosen, dan praktisi pemula, serta masyarakat yang ingin mendalami dunia distribusi.

Karena itulah perusahaan yang memiliki rantai pasok domestik yang terintegrasi kemungkinan besar akan mengalahkan perusahaan yang rantai pasoknya berasal dari Cina, walaupun rantai pasok dari Cina memberikan biaya per unit yang lebih ...

SISTEM FUZZY

Panduan Lengkap Aplikatif

Permasalahanpermasalahan ini mencakup berbagai bidang antara lain bidang kendali, bidang manajemen, bidang rantai pasok, bidang telekomunikasi, dan lain-lain. Pada bab ini, kita akan membahas aplikasi praktis sistem fuzzy yang digunakan ...

MANAJEMEN PENGENDALIAN PROYEK

Pada perkembangan dunia usaha saat ini, dalam pemerintahan di negara kita pembangunan nasional diwujudkan dengan kebutuhan akan pembangunan yang dapat didentifikasi dari hasil proyek yang terdiri dari tempat hunian (rumah tinggal/apartemen), tempat perkantoran (konstruksi gedung bertingkat), tempat belanja pasar modern (supermarket dan supermall), tempat pariwisata (entertaint activity dan hotel), fasilitas transportasi masal (mass rapid transport dan international air port), infrastruktur jalan (jalan layang dan jalan bebas hambatan), bendungan dan irigasi serta kebutuhan proyek lainnya. Kebutuhan akan adanya proyek dari perjalanan dari tahun ke tahun menunjukkan semakin bertambah baik dalam jumlah kebutuhan proyek, jumlah nilai proyek, tingkat kompleksitas proyek maupun dari taraf tuntutan kemajuan spesifikasi yang makin berkembang. Proyek merupakan suatu kegiatan usaha yang kompleks, sifatnya tidak rutin, memiliki keterbatasan terhadap waktu, anggaran dan sumber daya serta memiliki spesifikasi tersendiri atas produk yang akan dihasilkan. Dengan adanya keterbatasan-keterbatasan dalam mengerjakan suatu proyek, maka sebuah organisasi dalam proyek sangat dibutuhkan untuk mengatur sumber daya (peralatan, anggaran dan tenaga kerja) yang dimiliki agar dapat melakukan aktivitas-aktivitas yang sinkron sehingga tujuan proyek bisa tercapai. Organisasi proyek juga dibutuhkan untuk memastikan bahwa pekerjaan-pekerjaan dalam proyek dapat diselesaikan dengan cara yang efisien (cost underrun), tepat waktu (on schedule) dan sesuai dengan kualitas yang diharapkan (on specification).

Pada perkembangan dunia usaha saat ini, dalam pemerintahan di negara kita pembangunan nasional diwujudkan dengan kebutuhan akan pembangunan yang dapat didentifikasi dari hasil proyek yang terdiri dari tempat hunian (rumah tinggal/apartemen) ...

MANAJEMEN PROYEK RANTAI KRITIS

Dengan perkembangan tingkat peradaban manusia yang dicapai hingga sekarang, kebutuhan akan fasilitas penunjang untuk berbagai kepentingan manusia juga akan semakin meningkat, bervariasi dan semakin kompleks. Kebutuhan akan fasilitas penunjang dapat berwujud sarana gedung perkantoran, perumahan, perhotelan, konstruksi jalan, bendungan dan irigasi, rumah sakit, bandara, supermarket dan mall serta infrastruktur lainnya. Dalam rangka untuk bisa terealisasinya infrastruktur-infrastruktur tersebut, disamping membutuhkan anggaran, juga memerlukan manajemen pengelolaan waktu serta mutu yang tepat sehingga terwujudnya infrastruktur dapat diterima user (pengguna) dengan baik. Pada kasus lain, kontraktor sebagai unsur pelaksana proyek harus mampu menterjemahkan dengan cukup baik dan teliti berbagai kebutuhan user sehingga akan terjadi keseimbangan pe-menuhan masing-masing kepentingan yang berbeda. User menginginkan dengan biaya anggaran yang telah disediakan akan mendapatkan hasil obyek bangunan/fasilitas yang optimal sesuai dengan spesifikasi dan jadwal waktu yang telah ditentukan. Adapun kontraktor selaku pelaksana, selalu menginginkan adanya keuntungan (profit) dari kegiatan proyek yang dikerjakannya dengan membutuhkan biaya yang hemat (cost underrun) dan waktu penyelesaian yang lebih cepat dari jadwal (schedule underrun).

Dengan perkembangan tingkat peradaban manusia yang dicapai hingga sekarang, kebutuhan akan fasilitas penunjang untuk berbagai kepentingan manusia juga akan semakin meningkat, bervariasi dan semakin kompleks.

Manajemen Proyek Konstruksi Dan Teknik Pengendalian Proyek

Keberadaan pejalan kaki di jalan memerlukan fasilitas bagi pejalan kaki, salah satunya adalah fasilitas penyeberangan jalan seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). JPO dipasang sehingga tidak ada pertemuan sebidang antara arus pejalan kaki dengan arus lalu lintas. Namun demikian, agar pejalan kaki mau untuk menggunakan JPO, selain menjamin keamanan dalam menyeberang juga harus menarik minat para pejalan kaki untuk menggunakan fasilitas tersebut. Pemerintah Kecamatan Widang telah menyediakan JPO bagi pejalan kaki, yang dimaksudkan untuk memudahkan masyarakat setempat melakukan kegiatan penyeberangan jalan dengan aman.

Keberadaan pejalan kaki di jalan memerlukan fasilitas bagi pejalan kaki, salah satunya adalah fasilitas penyeberangan jalan seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Manajemen Proyek Teknologi Informasi

Buku Manajemen Proyek Teknologi Informasi ini menjelaskan tentang seluk-beluk proyek dari mulai definisi dan cakupannya, perencanaan, penanganan risiko, pengorganisasian hingga kriteria manajer proyek yang efektif dan tata cara evaluasi pada penutupan proyek. Diharapkan dengan membaca buku ini, pembaca dapat memperoleh pengetahuan yang cukup tentang tata kelola proyek. Manajemen Proyek Teknologi Informasi ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Buku Manajemen Proyek Teknologi Informasi ini menjelaskan tentang seluk-beluk proyek dari mulai definisi dan cakupannya, perencanaan, penanganan risiko, pengorganisasian hingga kriteria manajer proyek yang efektif dan tata cara evaluasi ...