Teori organisasi merupakan suatu konsepsi, pandangan, tujuan, ajaran atau pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi sehingga organisasi dapat mencapai sasaran yang tepat dalam mewujudkan tujuannya(Wursanto, 2002). Konsep teori organisasi merupakan sebuah disiplin ilmu yang mempelajari perilaku tingkat individu, tingkat kelompok, dan tingkat organisasi yang mempengaruhi kinerja organisasi untuk mencapai tujuan yakni kepuasan seluruh stakeholder. Teori organisasi menjadi telaah pribadi serta dinamika kelompok dan konteks organisasi, dan sifat organisasi. Teori klasik memusatkan pada analisis dan deskripsi organisasi. Sedangkan, Teori modern menekankan pada perpaduan dan perancangan sehingga terlihat lebih menyeluruh. Jadi teori organisasi merupakan sebuah teori yang digunakan untuk mempelajari proses kerja sama yang dilakukan antarindividu dan kelompok dalam organisasi untuk mencapai tujuan.
... organisasi saling berhubungan dengan lingkungannya . Organisasi yang berorientasi pada sistem seperti ini di antaranya , Organisasi sistem umum didasarkan pada teori teori sistem umum . Teori ini mengasumsikan adanya hubungan yang terus ...
Pada perkembangan dunia usaha saat ini, dalam pemerintahan di negara kita pembangunan nasional diwujudkan dengan kebutuhan akan pembangunan yang dapat didentifikasi dari hasil proyek yang terdiri dari tempat hunian (rumah tinggal/apartemen), tempat perkantoran (konstruksi gedung bertingkat), tempat belanja pasar modern (supermarket dan supermall), tempat pariwisata (entertaint activity dan hotel), fasilitas transportasi masal (mass rapid transport dan international air port), infrastruktur jalan (jalan layang dan jalan bebas hambatan), bendungan dan irigasi serta kebutuhan proyek lainnya. Kebutuhan akan adanya proyek dari perjalanan dari tahun ke tahun menunjukkan semakin bertambah baik dalam jumlah kebutuhan proyek, jumlah nilai proyek, tingkat kompleksitas proyek maupun dari taraf tuntutan kemajuan spesifikasi yang makin berkembang. Proyek merupakan suatu kegiatan usaha yang kompleks, sifatnya tidak rutin, memiliki keterbatasan terhadap waktu, anggaran dan sumber daya serta memiliki spesifikasi tersendiri atas produk yang akan dihasilkan. Dengan adanya keterbatasan-keterbatasan dalam mengerjakan suatu proyek, maka sebuah organisasi dalam proyek sangat dibutuhkan untuk mengatur sumber daya (peralatan, anggaran dan tenaga kerja) yang dimiliki agar dapat melakukan aktivitas-aktivitas yang sinkron sehingga tujuan proyek bisa tercapai. Organisasi proyek juga dibutuhkan untuk memastikan bahwa pekerjaan-pekerjaan dalam proyek dapat diselesaikan dengan cara yang efisien (cost underrun), tepat waktu (on schedule) dan sesuai dengan kualitas yang diharapkan (on specification).
Pada perkembangan dunia usaha saat ini, dalam pemerintahan di negara kita pembangunan nasional diwujudkan dengan kebutuhan akan pembangunan yang dapat didentifikasi dari hasil proyek yang terdiri dari tempat hunian (rumah tinggal/apartemen) ...