Sebanyak 294 item atau buku ditemukan

ANALISA PERANCANGAN SISTEM INFORMASI

Dalam era digital yang terus berkembang pesat, peran sistem informasi dalam mendukung operasional dan pengelolaan informasi suatu organisasi menjadi semakin krusial. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi menuntut adanya sistem informasi yang efisien, inovatif, dan dapat beradaptasi dengan dinamika lingkungan bisnis. Oleh karena itu, analisis dan perancangan sistem informasi menjadi langkah strategis yang tak terhindarkan dalam upaya meningkatkan daya saing dan efektivitas suatu entitas.

Dalam era digital yang terus berkembang pesat, peran sistem informasi dalam mendukung operasional dan pengelolaan informasi suatu organisasi menjadi semakin krusial.

Analisa Perancangan Sistem Informasi

Buku Analisa Perancangan Sistem Informasi ini sengaja penulis hadirkan untuk pembaca. Tujuan buku ini ditulisakan adalah sebagai panduan bagi setiap orang yang ingin mempelajari dan memperdalam ilmu pengetahuan seputar analisa terhadap perancangan sistem informasi pada saat ini. Selain itu, buku ini memberi pengenalan dan aplikatif sederhana sebagai dasar pemahaman dalam pengembangan sistem. Pemahaman atas dasar penganalisisan dan perancangan sistem memberi manfaat ketika harus berkomunikasi dengan pengembang sistem. Pembaca yang ingin lebih dalam memahami konsep dalam pengembangan sistem dapat mengembangkan wawasannya dengan mencari literatur yang lebih spesifik dalam Buku analisa dan perancangan sistem informasi ini.

Buku Analisa Perancangan Sistem Informasi ini sengaja penulis hadirkan untuk pembaca.

Dasar Analisa Perancangan Sistem Informasi

Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang ada pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi untuk mengambil keputusan atau mengendalikan informasi (Syarif, 2009). DSS (Decision Support System) adalah sistem informasi berbasis komputer yang menggunakan model keputusan dan database khusus untuk membantu proses pengambilan keputusan bagi manajerial end user. Perkembangan sistem informasi sekarang sangat cepat dan pesat, tidak sedikit yang menggunakan sistem informasi untuk membantu kemudahan dalam bekerja.

Sistem informasi adalah sekumpulan prosedur organisasi yang ada pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi untuk mengambil keputusan atau mengendalikan informasi (Syarif, 2009).

Analisis dan Perancangan Sistem Informasi

Buku Analisis dan Perancangan Sistem Informasi menyajikan pendekatan yang sistematik dan terstruktur dalam membahas seluruh aspek yang terkait dengan analisis dan perancangan sistem informasi. Buku ini terbagi dalam beberapa bab yang mencakup topik-topik utama mulai dari konsep dasar sistem informasi, pengambilan keputusan, metodologi pengembangan sistem, hingga pemodelan proses dan data. Pada bab pertama, pembaca akan diperkenalkan dengan definisi dan komponen-komponen sistem informasi, serta peranannya dalam organisasi dan dalam mendukung pengambilan keputusan. Bab selanjutnya membahas metodologi pengembangan sistem informasi, termasuk berbagai metode seperti Waterfall, Prototyping, Agile, dan Extreme Programming (XP), yang dapat dipilih berdasarkan kebutuhan proyek. Buku ini juga mengupas tentang teknik-teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem, seperti pengumpulan informasi dan analisis kebutuhan fungsional dan non-fungsional. Selain itu, berbagai teknik pemodelan yang digunakan dalam perancangan sistem, seperti Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD), juga dijelaskan secara mendalam. Untuk mendukung implementasi sistem informasi, buku ini menyediakan panduan dalam membangun basis data menggunakan Microsoft Access, serta membahas arsitektur sistem informasi dan desain antarmuka pengguna yang intuitif. Manajemen proyek TI dan pengujian sistem juga mendapatkan perhatian khusus dalam buku ini, dengan memberikan penjelasan tentang bagaimana merencanakan, mengelola risiko, serta mengevaluasi keberhasilan proyek TI. Secara keseluruhan, buku ini memberikan pemahaman yang menyeluruh tentang proses analisis, perancangan, pengembangan, dan implementasi sistem informasi, dengan fokus pada penerapan praktis dan solusi teknologi yang tepat guna dalam berbagai jenis organisasi.

Buku Analisis dan Perancangan Sistem Informasi menyajikan pendekatan yang sistematik dan terstruktur dalam membahas seluruh aspek yang terkait dengan analisis dan perancangan sistem informasi.

Buku Ajar Analisa perancangan sistem Informasi

Analisa perancangan sistem Informasi adalah sebuah tahapan yang pertama kali dilakukan ketika ingin merancang atau mengembangkan sebuah sistem. Dalam melakukan perancangan sistem banyak metode metode yang bisa di pakai, sesuai dengan masalah yang akan diselesaikan. Buku ini dapat digunakan untuk mempelajari materi tentang Analisa Perancangan Sistem Informasi (APSI), dalam buku ini di bahas beberapa meteri dasar seperti konsep dasar sistem, konser dasar Informasi, metodologi pengembangan sistem Informasi dan pemodelan perangkat lunak.

Analisa perancangan sistem Informasi adalah sebuah tahapan yang pertama kali dilakukan ketika ingin merancang atau mengembangkan sebuah sistem.

Perilaku Organisasi

Secara keseluruhan, materinya dibagi menjadi tiga bagian; level individual, level kelompok dan level organisasi. Pada Bagian Pertama, dibahas dimensi kepribadian karyawan, peran emosi kapasitas resiliensi, kreativitas dan inovasi, motivasi karyawan dan serba-serbi pemberian reward. Pada Bagian Kedua, pembahasan memfokuskan pada level kelompok, seperti dinamika tim, konflik dan negosiasi, serta masalah kekuasaan dan pengaruh, serta aspek kepemimpinan. Pada Bagian Ketiga, untuk level organisasi, buku ini membahas tentang pengembangan organisasi, tantangan dalam melakukan perubahan serta masalah budaya organisasi. Yang khas dalam buku ini adalah adanya kasus kecil pengantar bab, fasilitas belajar aktif dan berpikir kritis yang dapat memfasilitasi dosen dan mahasiswa. Struktur dan bahan yang disampaikan dirancang dengan asumsi para mahasiswa terlibat aktif di dalam kelas. Setiap bab buku berisikan sekurang-kurangnya 1 box Reflect Pair Share yakni pertanyaan-pertanyaan yang akan menggugah daya kritis pembaca/peserta kelas sekaligus menghubungkannya dengan materi yang sedang dibahas. Beberapa bab disertai perangkat penilaian sendiri (self-asessment) yang diharapkan dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi pembaca dalam memahami materi pada bab tertentu. Tugas dan pertanyaan untuk diskusi pada akhir bab juga menekankan bagaimana mahasiswa aktif mencari berbagai jawaban terkait materi di setiap bab, termasuk tuntutan berhubungan dengan profesional. Dengan menyerap pengalaman langsung, mahasiswa dapat mengaitkannya dengan materi yang dibahas, sehingga tingkat pemahaman yang diperoleh semakin dalam. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Secara keseluruhan, materinya dibagi menjadi tiga bagian; level individual, level kelompok dan level organisasi.

MANAJEMEN KEUANGAN : Analisis Tajam, Ringkas dan Aplikatif Berbasis Laporan Keuangan

Buku ini terdiri dari sembilan bab. Bab 1: Konsep Dasar Pengelolaan Keuangan; Bab 2: Pengelolaan Modal Kerja; Bab 3: Pengelolaan Kas; Bab 4: Pengelolaan Piutang; Bab 5: Pengelolaan Aktiva Tetap; Bab 6: Pengelolaan Biaya Modal; Bab 7: Pengelolaan Persediaan; Bab 8; Pengelolaan Utang; Bab 9: Pengelolaan Penjualan. Dengan demikian buku ini dapat digunakan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi dan masyarakat umum yang ingin mendalami manajemen keuangan. Buku ini mengupas tuntas keuangan dengan analisis tajam, yang disajikan secara ringkas dengan berbagai kasus aplikatif yang menggunakan elemenelemen laporan keuangan seperti neraca dan laba rugi, mendekatkan cara berϐikir dan praktik keuangan dengan menyinergikan laporan keuangan yang dihasilkan oleh bagian akuntansi dengan pengelolaan keuangan yang ditangani oleh bagian keuangan

... Biaya bunga atas pinjaman untuk memperoleh aset, dapat dikapitalisasi (sebagian). c. Dismantling cost Estimasi awal biaya pembongkaran dan pemindahan aset dan restrorasi lokasi aset. 5.6. Penyusutan. Aktiva. Tetap. Seiring bejalannya ...

ILMU UKUR TAMBANG

Alhamdulillahirabbil’alamin. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan buku Materi Pembelajaran Ilmu Ukur Tambang untuk Teknik Pertambangan. Buku ini disusun sebagai bahan bacaan untuk berbagai pihak yang terkait di bidang pendidikan dan pengajaran dalam melaksanakan pembelajaran Buku Materi Pembelajaran Ilmu Ukur Tambang ini salah satu produk pada Mata kuliah Ilmu Ukur Tambang Jurusan Teknik Pertambangan. Diharapkan dengan adanya buku Materi Pembelajaran Ilmu Ukur Tambang ini dapat memudahkan dosen dan mahasiswa dalam proses pembelajaran sehingga diperoleh hasil yang memuaskan. Penulis menyadari bahwa Buku Materi Pembelajaran Ilmu Ukur Tambang ini masih jauh dari sempurna, untuk itu penulis mengharapkan kritikan dan saran yang membangun untuk kesempurnaan buku ini dan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Alhamdulillahirabbil’alamin. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan buku Materi Pembelajaran Ilmu Ukur Tambang untuk Teknik Pertambangan.

Aplikasi SWMM dalam Perencanaan Drainase Perkotaan

Sistem Drainase Perkotaan adatah prasarana yang terdiri dari kumpulan sistem saluran di dalam kota yang berfungsi mengeringkan tahan perkotaan dari banjir/genangan akibat hujan dengan cara mengalirkan kelebihan air permukaan ke badan air melalui sistem saluran-saluran tersebut. Sistem drainase perkotaan melayani pembuangan kelebihan air pada suatu kota dengan cara mengalirkannya melalui permukaan tanah atau lewat di bawah permukaan tanah, untuk dibuang ke sungai, danau dan laut. Kelebihan air tersebut dapat berupa air hujan, air limbah domestik maupun air limbah industri. Saat ini masih banyak yang menggunakan sistem drainase konvensional, dimana air yang jatuh ke tanah hanya dialirkan secepat mungkin menuju ke sungai tanpa memperhitungkan konsep konservasi air. Dengan perkembangan berpikir yang komprehensif serta adanya dorongan semangat dalam mengantisipasi permasalahan yang ada maka diperlukan perubahan konsep drainase menuju drainase yang berwawasan lingkungan. Banyak sekali hal-hal yang dapat dilakukan demi mewujudkan drainase yang berwawasan lingkungan seperti, menampung dalam tampungan buatan atau badan air secara alamiah, menampung dalam bak tandon air yang bisa langsung untuk digunakan, serta meresapkan dan mengalirkan ke sungai terdekat tanpa menambah beban pada sungai yang bersangkutan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi keadaan saluran drainase tersebut apakah cukup memadai atau tidak jika ditinjau dari curah hujan yang terjadi beberapa tahun belakangan dengan menggunakan model EPA SWMM 5.1 yang mampu menganalisis permasalahan kuantitas limpasan daerah perkotaan. Menggunakan EPA SWMM, kondisi yang terjadi di lapangan dapat dimodelkan dengan memasukkan parameter-para meter yang tercatat pada kondisi di lapangan. Selain itu, dengan menggunakan model ini, sistem jaringan drainase dapat disimulasikan ke dalam suatu sistem yang terintegrasi. Buku teks ini dapat digunakan untuk mahasiswa sarjana, mahasiswa pascasarjana dan praktik insinyur. Buku ini sangat lengkap mencakup penerapan dan perencanaan drainase perkotaan dengan aptikasi EPA SWMM dan dilengkapi dengan contoh perencanaan yang detail. Keunggulan dari buku ini adalah desain perencanaan yang lengkap baik menggunakan green structure maupun grey structure, sehingga pembaca mempunyai alternatif pilihan bangunan apa yang tepat untuk mengantisipasi perencanaan saluran drainase yang ramah lingkungan tersebut.

Sistem Drainase Perkotaan adatah prasarana yang terdiri dari kumpulan sistem saluran di dalam kota yang berfungsi mengeringkan tahan perkotaan dari banjir/genangan akibat hujan dengan cara mengalirkan kelebihan air permukaan ke badan air ...

PERENCANAAN DRAINASE PERKOTAAN

Indonesia yang terdiri dari 16.671 pulau (UNGEGN, 2019) dan memiliki pantai sepanjang 95.191,00 km, serta daerah/ area rendah (lowland area) pasang surut seluas 20.096.800,00 Ha (https://pu.go.id) yang potensial dikembangkan untuk perkotaan/ permukiman, kawasan industri, kawasan perniagaan, sawah pertanian/ perkebunan pasang- surut, pelabuhan modern, kawasan wisata terpadu dan lainnya. Banyak kota besar di Indonesia yang terletak dan berkembang di kawasan rendah/ pantai misalnya Jakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, Kendari dan lainnya. Problema daerah rendah adalah bencana banjir, terutama untuk pengembangan kawasan permukiman/ perkotaan modern yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, kesehatan, ketentraman dan keindahan lingkungan, maka perencanaan dan pembangunan sistem drainase perkotaan yang handal adalah kebutuhan yang urgen. Di sisi lain pemanasan global (perubahan iklim) telah mempengaruhi perubahan hidrologis (sebaran dan tinggi curah hujan) di Indonesia, catatan curah hujan di Jakarta selama 50 tahun (1990-1950) mengalami hujan ekstrem 2 x setinggi 150an milimeter per hari, tetapi dalam kurun waktu yang sama 50 tahun (1970-2020) telah terjadi hujan ekstrem lebih dari 5 x dengan tinggi curah hujan 2 x lipat lebih (> 300an milimeter per hari), hal ini berpengaruh nyata terhadap kejadian/ bencana banjir yang terus meluas di perkotaan disamping problem lingkungan yang lainnya.

Problema daerah rendah adalah bencana banjir, terutama untuk pengembangan kawasan permukiman/ perkotaan modern yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, kesehatan, ketentraman dan keindahan lingkungan, maka perencanaan dan pembangunan sistem ...