Sebanyak 294 item atau buku ditemukan

SISTEM FUZZY

Panduan Lengkap Aplikatif

Permasalahanpermasalahan ini mencakup berbagai bidang antara lain bidang kendali, bidang manajemen, bidang rantai pasok, bidang telekomunikasi, dan lain-lain. Pada bab ini, kita akan membahas aplikasi praktis sistem fuzzy yang digunakan ...

Manajemen Administrasi Perkantoran Modern

Struktur Matriks Struktur ini merupakan struktur terbaru dari semua struktur organisasi yang ada dan paling sering digunakan oleh perusahaan yang melakukan proyek yang rumit . Struktur ini mengintegrasikan hubungan vertikal dan ...

Manajemen, edisi 7, jilid 1

Seorang product champion biasanya adalah seorang manajer menengah yang mengetahui proyek tersebut dan berkomitmen dengannya . Dia membantu mengatasi penolakan dalam organisasi dan meyakinkan orang lain untuk serius menangani inovasi .

PERILAKU DAN MANAJEMEN ORGANISASI, edisi 7, jilid 1

Lebih lanjut lagi , dia sering kali yang ditawarkan untuk mendorong kinerja yang menawarkan diri untuk proyek khusus , memberikan tinggi tidak dianggap bernilai oleh individu tertentu . banyak saran untuk meningkatkan lingkungan kerja ...

Manajemen Proyek Perangkat Lunak

Manajemen Proyek adalah proses pencapaian tujuan organisasi dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki dalam batasan-batasan yang diberikan, komponen penentu keberhasilan manajemen proyek ditentukan dari tiga hal utama yaitu waktu, cakupan proyek dan anggaran biaya yang dimiliki. Penggunaan teknologi melalui pengembangan perangkat lunak pun menjadi hal utama dalam meningkatkan produktivitas pekerjaan dengan mengoptimalkan penggunaan data dan informasi dalam rangka mencapai efektivitas dan efisiensi pekerjaan. Pada buku ini terdiri dari 7 (tujuh) bab, yaitu : Bab 1 Konsep Manajemen Bab 2 Kerangka Kerja Manajemen Proyek Perangkat Lunak Bab 3 Teknik Estimasi Biaya Bab 4 Dokumen Kontrak Bab 5 Organisasi dan Personal Proyek Bab 6 Evaluasi Progress Proyek Bab 7 Pengendalian Proyek

Pada buku ini terdiri dari 7 (tujuh) bab, yaitu : Bab 1 Konsep Manajemen Bab 2 Kerangka Kerja Manajemen Proyek Perangkat Lunak Bab 3 Teknik Estimasi Biaya Bab 4 Dokumen Kontrak Bab 5 Organisasi dan Personal Proyek Bab 6 Evaluasi Progress ...

MANAJEMEN PENGENDALIAN PROYEK

Pada perkembangan dunia usaha saat ini, dalam pemerintahan di negara kita pembangunan nasional diwujudkan dengan kebutuhan akan pembangunan yang dapat didentifikasi dari hasil proyek yang terdiri dari tempat hunian (rumah tinggal/apartemen), tempat perkantoran (konstruksi gedung bertingkat), tempat belanja pasar modern (supermarket dan supermall), tempat pariwisata (entertaint activity dan hotel), fasilitas transportasi masal (mass rapid transport dan international air port), infrastruktur jalan (jalan layang dan jalan bebas hambatan), bendungan dan irigasi serta kebutuhan proyek lainnya. Kebutuhan akan adanya proyek dari perjalanan dari tahun ke tahun menunjukkan semakin bertambah baik dalam jumlah kebutuhan proyek, jumlah nilai proyek, tingkat kompleksitas proyek maupun dari taraf tuntutan kemajuan spesifikasi yang makin berkembang. Proyek merupakan suatu kegiatan usaha yang kompleks, sifatnya tidak rutin, memiliki keterbatasan terhadap waktu, anggaran dan sumber daya serta memiliki spesifikasi tersendiri atas produk yang akan dihasilkan. Dengan adanya keterbatasan-keterbatasan dalam mengerjakan suatu proyek, maka sebuah organisasi dalam proyek sangat dibutuhkan untuk mengatur sumber daya (peralatan, anggaran dan tenaga kerja) yang dimiliki agar dapat melakukan aktivitas-aktivitas yang sinkron sehingga tujuan proyek bisa tercapai. Organisasi proyek juga dibutuhkan untuk memastikan bahwa pekerjaan-pekerjaan dalam proyek dapat diselesaikan dengan cara yang efisien (cost underrun), tepat waktu (on schedule) dan sesuai dengan kualitas yang diharapkan (on specification).

Pada perkembangan dunia usaha saat ini, dalam pemerintahan di negara kita pembangunan nasional diwujudkan dengan kebutuhan akan pembangunan yang dapat didentifikasi dari hasil proyek yang terdiri dari tempat hunian (rumah tinggal/apartemen) ...

Manajemen Konstruksi (Proyek Jalan Dan Jembatan)

Dengan adanya buku ajar ini diharapkan dapat lebih memudahkan di dalam memahami materi perkuliahan, khususnya mata kuliah Manajemen Konstruksi, baik bagi pengajar dan mahasiswa. Buku ajar ini disusun berdasarkan beberapa literatur dan pengalaman praktisi di lapangan. Fokus dari manajemen proyek konstruksi di sini adalah mencoba memahami bagaimana mekanisme manajemen pekerjaan konstruksi (jalan maupun jembatan) harus dilakukan, siapa-siapa saja yang terlibat, apa kualifikasinya, apa tanggung jawabnya dan proses utama apa saja yang harus dilalui, agar pekerjaan konstruksi tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan segala persyaratan yang telah disepakati.

Dengan adanya buku ajar ini diharapkan dapat lebih memudahkan di dalam memahami materi perkuliahan, khususnya mata kuliah Manajemen Konstruksi, baik bagi pengajar dan mahasiswa.

MANAJEMEN PROYEK RANTAI KRITIS

Dengan perkembangan tingkat peradaban manusia yang dicapai hingga sekarang, kebutuhan akan fasilitas penunjang untuk berbagai kepentingan manusia juga akan semakin meningkat, bervariasi dan semakin kompleks. Kebutuhan akan fasilitas penunjang dapat berwujud sarana gedung perkantoran, perumahan, perhotelan, konstruksi jalan, bendungan dan irigasi, rumah sakit, bandara, supermarket dan mall serta infrastruktur lainnya. Dalam rangka untuk bisa terealisasinya infrastruktur-infrastruktur tersebut, disamping membutuhkan anggaran, juga memerlukan manajemen pengelolaan waktu serta mutu yang tepat sehingga terwujudnya infrastruktur dapat diterima user (pengguna) dengan baik. Pada kasus lain, kontraktor sebagai unsur pelaksana proyek harus mampu menterjemahkan dengan cukup baik dan teliti berbagai kebutuhan user sehingga akan terjadi keseimbangan pe-menuhan masing-masing kepentingan yang berbeda. User menginginkan dengan biaya anggaran yang telah disediakan akan mendapatkan hasil obyek bangunan/fasilitas yang optimal sesuai dengan spesifikasi dan jadwal waktu yang telah ditentukan. Adapun kontraktor selaku pelaksana, selalu menginginkan adanya keuntungan (profit) dari kegiatan proyek yang dikerjakannya dengan membutuhkan biaya yang hemat (cost underrun) dan waktu penyelesaian yang lebih cepat dari jadwal (schedule underrun).

Dengan perkembangan tingkat peradaban manusia yang dicapai hingga sekarang, kebutuhan akan fasilitas penunjang untuk berbagai kepentingan manusia juga akan semakin meningkat, bervariasi dan semakin kompleks.