Sebanyak 2844 item atau buku ditemukan

Sistem Informasi Manajemen Perikanan

Buku Sistem Informasi Manajemen Perikanan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan wawasan kepada pembaca khususnya mahasiswa tentang bagaimana sistem informasi scat ini berperan terhadap perkembangan perikanan di era revolusi industri 4.0. Buku ini dilengkapi contoh-contoh aplikasi sistem informasi di bidang perikanan sebagai contoh kreatif dalam menciptakan ide-ide baru di bidang perikanan dengan pemanfaatan teknologi dan sistem informasi. Buku ini juga memberikan sudut pandang baru tentang pentingnya multidisipliner keilmuan antara bidang sistem informasi dan bidang perikanan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Buku Sistem Informasi Manajemen Perikanan merupakan buku ajar yang terdiri dari 6 bab yang telah diseusaikan dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) Sistem informasi Manajemen Perikanan. Pada setiap bab terdapat tujuan instruksional, konsep materi, contoh aplikasi atau studi kasus, dan latihan soal untuk evaluasi mandiri. Bab 1 menjelaskan peran teknologi dan sistem informasi pada bidang perikanan. Bab 2 menjelaskan konsep sistem informasi dan contoh-contoh aplikasi penerapannya di bidang perikanan. Bab 3 menjelaskan konsep sistem informasi manajemen sebagai bagian dari sistem informasi dan contoh aplikasinya pada bidang perikanan. Bab 4 menjelaskan pengembangan sistem informasi. Bab 5 menjelaskan konsep e-business dan e-commerce di bidang perikanan sebagai pembelajaran mahasiswa membangun bisnis. Bab 6 menjelaskan aplikasi sistem informasi geografis di bidang perikanan untuk pemetaan sumber daya perikanan.

Pada manajemen rantai pasok, penggunaan teknologi informasi menghasilkan pertukaran data elektronik berupa dokumen transaksi bisnis secara otomatis dan digital melalui internet dan jaringan lain antar stakeholder.

Sistem Informasi Manajemen

Pentingnya sistem informasi manajemen dalam perusahaan tidak terlepas dari hal-hal yang bisa memengaruhi kinerja perusahaan itu sendiri. Segala jenis keputusan manajemen dan aktivitas manajemen selalu berdasarkan pada data. Di sisi lain setiap saat manajemen harus membuat keputusan. Keputusan harus didasari oleh informasi yang tepat. Informasi dihasilkan oleh sistem informasi manajemen. Manajemen membutuhkan informasi. Sedangkan sistem informasi manajemen menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Sederhana, namun ada hal yang mendorong sistem informasi manajemen menjadi lebih dibutuhkan oleh manajemen perusahaan, bahkan menjadi wajib dimiliki. Buku ini hadir untuk menjawab tatangan para manajer informasi dalam mengatur perusahaan agar tetap kompatibel sesuai perkembangan zaman. Penulis membahas mulai konsep dasar sistem informasi manajemen hingga praktiknya dalam perusahaan. Penulis juga menawarkan konsep etis dalam pengembangan sistem informasi, sehingga kehadirannya menjadi penyeimbang tujuan profit perusahaan. Buku ini sangat cocok untuk para dosen, mahasiswa maupun praktisi.

waktu, dibandingkan rantai pasokan dalam negeri yang mempunyai peserta dari berbagai negara. b. Permintaan dan Rantai Pasokan Sistem manajemen rantai pasok yang lama lebih banyak dipengaruhi oleh model dorong.

Sistem Informasi Manajemen: Dalam Perspektif Revolusi Industri 4.0

Buku ini menyajikan pengetahuan mendalam tentang bagaimana perusahaan bisnis saat ini menggunakan teknologi dan sistem informasi dalam era industri 4.0 untuk mencapai tujuan perusahaan. Sistem informasi adalah salah satu alat utama yang tersedia bagi manajer bisnis untuk mencapai keunggulan operasional, mengembangkan produk dan layanan baru, meningkatkan pengambilan keputusan, dan mencapai keunggulan kompetitif. Pembaca dapat memperoleh gambaran umum yang paling terkini dan komprehensif dari sistem informasi manajemen yang digunakan oleh perusahaan bisnis di era saat ini. Sebagai contoh manfaat saat suatu perusahaan akan merekrut calon karyawan, perusahaan bisnis sering mencari karyawan baru yang tahu cara menggunakan sistem informasi dan teknologi demi mencapai tujuan perusahaan memperoleh profit. Sehingga pengetahuan dalam buku ini dapat membantu pembaca dalam mengembangkan pengetahuan dan karir kedepannya.

Karena Tujuan management proyek yaitu untuk meminimalisir adanya kegagalan dalam management proyek, kekurangan waktu, kekurangan anggaran, & mengurangi adanya risiko. 2. Melihat struktur management untuk proyek-proyek sistem informasi, ...

Sistem Operasional Manajemen Distribusi

Buku Sistem Operasional Manajemen Distribusi ini menguraikan secara padat dan ringkas mengenai kegiatan operasional pendistribusian sebagai berikut. • Manajemen Distribusi, membahas pengertian, fungsi, keunggulan, dan hambatan yang dialami saluran distribusi. • Saluran Distribusi, menguraikan jenis-jenis saluran distribusi yang dapat dipergunakan secara tradisional dan modern, perilaku konsumen dalam distribusi, sistem distribusi lama dan baru, serta permasalahan saluran distribusi. • Perencanaan Manajemen Distribusi, menguraikan mengenai pelayanan konsumen, perencanaan dan evaluasi saluran distribusi, manajemen distribusi yang terintegrasi, dan faktor keberhasilan dalam manajemen distribusi. • Kebijakan dan Strategi Saluran Distribusi, menerangkan strategi yang diterapkan dalam saluran distribusi. • Membangun Sistem Manajemen Distribusi, menjelaskan model perusahaan distribusi, pedoman dan prosedur pelaksanaan kerja distribusi, dan jenis laporan dalam saluran distribusi. • Pengukuran dan Analisis Keuangan Saluran Distribusi, yakni memberikan pengukuran beserta analisis yang berkaitan dengan kegiatan operasional pendistribusian. Pembahasan-pembahasan tersebut dapat memberikan wawasan pengetahuan kepada mahasiswa dan masyarakat umum mengenai kegiatan operasional distribusi beserta pengukurannya. Buku yang wajib dimiliki oleh mahasiswa konsentrasi manajemen pemasaran, dosen, dan praktisi pemula, serta masyarakat yang ingin mendalami dunia distribusi.

Karena itulah perusahaan yang memiliki rantai pasok domestik yang terintegrasi kemungkinan besar akan mengalahkan perusahaan yang rantai pasoknya berasal dari Cina, walaupun rantai pasok dari Cina memberikan biaya per unit yang lebih ...

Sistem Enterprise Komoditas Pangan Strategis

Buku ini merupakan buku referensi dalam ranah keilmuan business intelligence and analytics (BI&A) yang dimanfaatkan dalam suatu system enterprise, disertai dengan latar belakang dan tujuan, rumusan masalah, serta metode pemecahan masalah. Penyajian buku diawali dengan pengenalan rekayasa perangkat lunak (software engineering) sebagai dasar untuk memahami proses bisnis yang umum terdapat pada suatu enterprise.

Komoditas pangan strategis di Indonesia, yaitu beras, cabai merah, bawang merah, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, daging ayam ras, serta daging sapi memiliki pola rantai pasok yang beragam baik dalam satu komoditi yang sama ...

Model Klaster Pengukuran Kinerja Sistem Agroindustri Kelapa Sawit Di Sumatera Selatan

Pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat dan peningkatan pendapatan petani/pekebun kelapa sawit (Elaeis guineensis) antara lain dengan kebijakan: (1) Unit Pelayanan dan Pengembangan (UPP). (2) Program Perusahaan Inti Rakyat atau Perkebunan Inti Rakyat (PIR). (3) Program Anak-Bapak Angkat. (4) Program Rehabilitasi Perkebunan Tanaman Ekspor (PRPTE) dan (5) Program PIR Transmigrasi. Pada Pola PIR dan Anak-Bapak Angkat, dimana dianut sistim inti dan plasma. Kondisi perkebunan plasma yang dimiliki rakyat masih belum berkembang dengan baik, sementara perkebunan inti sebagai pemilik modal, pemilik pabrik pengolahan kelapa sawit (PPKS), pemilik akses pasar memiliki posisi tawar yang kuat. Pola Perkebunan Inti Plasma (PIR-kelapa sawit) berdasarkan berbagai kajian (Rofiq, 199, Supli Basdabella, 2001) sudah terbukti belum mampu menunjukkan pembagian keuntungan secara adil antara perusahaan inti dan petani plasma.

Kepercayaan antar elemen dalam jaringan rantai pasok dan kerjasama dalam sistem produksi perlu ditambahkan terutama untuk hubungan kolaborasi dan aliansi. Kesepahaman dalam mencapai tujuan antar elemen jaringan rantai pasoknya akan ...

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis, sebagai sistem informasi yang digunakan untuk mengambil keputusan, mengkoordinasi, mengontrol, menganalisis, serta memvisualisasi suatu informasi dalam organisasi. Sistem Informasi Manajemen ini terdiri dari hardware maupun software yang berfungsi sebagai dasar operasi suatu organisasi. SIM bekerja dengan cara mengumpulkan data-data dari beberapa sistem online untuk dianalisis, kemudian SIM akan melaporkan hasil analisis tersebut membantu manajemen mengambil keputusan, membuat perencanaan, atau memecahkan suatu masalah. Buku ini akan menbantu para pelaku usaha dalam memajukan dan mengembangkan bisnisnya, sehingga buku ini harus dimiliki oleh khalayak. Maka dari itu buku ini hadir kehadapan sidang pembaca sebagai bagian dari upaya diskusi sekaligus dalam rangka melengkapi khazanah keilmuan dibidang teknologi informasi, sehingga buku ini sangat cocok untuk dijadikan bahan acuan bagi kalangan intelektual dilingkungan perguruan tinggi ataupun praktisi yang berkecimpung langsung dibidang teknologi informasi.

F. Customers relationship management (CRM) ····························· 68 G. Rantai pasok yang efisien dan rantai pasok yang responsif ······· 69 H. Customer relationship management (CRM) ······························· 74 I.

Framework Peningkat Kinerja Sistem Manajemen Aset Berbasis ISO 55001 dan ISO 31000

Saat ini manajemen aset adalah sebuah disiplin baru di Indonesia. Jika dicari di mesin pencari online dengan kata kunci “manajemen aset” kita masih disajikan hasil yang berupa list perusahaan investasi yang menawarkan saham, obligasi dan sebagainya. Namun cakupan manajemen aset saat ini bergerak lebih banyak ke arah engineering asset management, pengelolaan aset- aset yang bersifat fisik hasil karya manusia atau bahkan ke aset fisik industri. International Standard Organisation (ISO) juga sudah mengeluarkan standar internasional tentang sistem manajemen aset yang berupa seri ISO 55000 yang berisi ISO 55000, ISO 55001, dan ISO 55002. Standar ini kemudian baru diadopsi oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) ada tahun 2018 menjadi SNI ISO 55001. Sehingga saat ini masih banyak perusahaan- perusahaan di Indonesia yang masih awam dan belum aware tentang manajemen aset. Perusahaan yang sudah sadar tentang manajemena aset kesulitan untuk menerapkannya karena berbagai alasan yaitu : kurangnya tenaga ahli yang betul- betul paham tentang manajemen aset. Masih sedikitnya jumlah pakar manajemen aset dan ISO 55001 ini dikarenakan mereka harus memahami banyak hal di organisasi mulai dari manajemen perawatan, manajemen keuangan, hingga manajemen risiko. Dengan kata lain pakar manajemen aset adalah orang yang paham bagaimana menyeimbangkan kinerja aset, biaya dan risiko di berbagai tingkat organisasi mulai dari manajemen puncak hingga dataran operasional. Dengan kata lain manajemen aset adalah bidang yang multidisiplin dan interdisiplin. Sebab lain kesulitan perusahaan dalam penerapan manajemen aset adalah karena kurang best practice manajemen aset. Dari sudut pandang saya, minimnya best practice ini bisa dikurangi dengan banyak membaca literatur tentang manajemen aset sehingga ini menginspirasi untuk menulis buku ini yaitu buku tentang fremework untuk meningkatkan kinerja sistem manajemen aset. Buku ini diharapkan bisa bermanfaat bagi para praktisi, akademisi dan peneliti yang tertarik di bidang manajemen aset atau bidang lain yang berkaitan dengan manajemen aset. Rekomendasi penggunaan buku ini bagi para praktisi, akademisi, dan peneliti disampaikan di akhir bab 1 di dalam buku ini. Ini adalah buku ketiga di dalam seri buku manajemen aset setelah yang pertama berupa buku dengan judul “Life Cycle Cost Model to Support Asset Management Decision Making” yang membahas tentang aplikasi life cycle cost untuk mendukung pembuatan keputusan di dalam manajemen aset yang di dalamnya juga membahas tentang kasus- kasus konrit yang terjadi di perusahaan dan bagaimana dapat diselesaikan dengan pendekatan life cycle cost. Buku kedua adalah buku dengan judul “Engineering Asset Management (Pengantar Manajemen Aset Industri berbasis ISO 55000)”. Buku tersebut adalah buku ajar yang dimaksudkan membantu dan mengisi kekosogan buku tentang manajemen aset di Indonesia. Bisa digunakan oleh para sivitas akademika atau siapa saja yang ingin belajar tentang manajemen aset. Dan semoga buku- buku tentang Engineering Asset Management akan semakin banyak nantinya.

Contoh lain misalnya sebuah perusahaan tambang minyak bumi yang mempunyai rantai pasok mulai dari hulu ke hilir. Bisa dibayangkan komplesitas dan kekritisan aset yang dimiliki sehingga seharusnya pengelolaan aset sudah masuk ke tingkat ...

Sistem pendukung keputusan tentang beasiswa menggunakan metode Fuzzy MADM dan SAW

Beasiswa adalah pemberian berupa bantuan keuangan yang diberikan kepada perorangan yang bertujuan untuk digunakan demi keberlangsungan pendidikan yang ditempuh. Beasiswa dapat diberikan oleh lembaga pemerintah, perusahaan ataupun yayasan. Pemberian beasiswa dapat dikategorikan pada pemberian cuma-cuma ataupun pemberian dengan ikatan kerja (biasa disebut ikatan dinas) setelah selesainya pendidikan Buku ini dibuat bertujuan untuk mengetahui dan dapat membantu proses pengelolaan beasiswa, dari tahap pengumpulan data, penentuan bobot kriteria, penentuan nilai bobot atribut, seleksi alternatif hingga penentuan penerima beasiswa selesai dengan menggunakan metode Fuzzy MADM dan SAW

... visi dan misi dari Politeknik Pos Indonesia, yaitu : 3.2.1 Visi Politeknik Pos Indonesia menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul secara Nasional dalam Bidang Logistik dan Manajemen Rantai Pasok pada tahun 2020 (to be a leading ...

Rancang bangun sistem pergudangan semudah menyeduh secangkir kopi

Buku ini berisi tentang cara-cara untuk membuat sistem pergudangan dengan mudah, semudah menyeduh secangkir kopi. Pembahasan dalam buku ini akan memudahkan pembaca dalam memahami cara cara untuk membuat aplikasi pergudangan, mulai dari penerimaan barang, pengecekan barang, hingga pengiriman barang kepada konsumen.

Gudang memiliki peran yang penting dalam distribusi dan rantai pasok yang dapat mempengaruhi biaya distribusi maupun rantai pasok. Pergudangan memiliki beberapa peran dan juga hubungan timbal balik, masing-masing membutuhkan aliran ...