Sebanyak 8 item atau buku ditemukan

Ekonomi Teknik

Teori dan Aplikasi

Ekonomi Teknik merupakan perpaduan antara Ilmu Ekonomi dan Ilmu Keteknikan, adalah ilmu yang ditujukan untuk menganalisa aspek-aspek ekonomi dan teknis dari usulan investasi yang dapat berupa pengadaan atau pembelian aset, perencanaan investasi baik untuk proyek industri maupun proyek di sektor publik. Buku ini membahas konsep-konsep dan teknis analisis untuk menentukan kelayakan ekonomi dari sudut pandang ongkos/biaya (cost) atau keuntungan (profit) maupun manfaat (benefit). Buku ini ditujukan untuk mahasiswa yang berlatar belakang Teknik dengan berbagai program studi, Ekonomi dan Bisnis, Statistika dan program studi lainnya yang menawarkan mata kuliah serupa. Walaupun buku ini pada dasarnya diperuntukan kepada mahasiswa, namun buku ini cukup relevan untuk dibaca oleh para pemangku kebijakan, praktisi bisnis, wirausaha, engineer yang seringkali harus mengambil keputusan untuk permasalahan teknis dengan pertimbangan ekonomi.

Ekonomi Teknik merupakan perpaduan antara Ilmu Ekonomi dan Ilmu Keteknikan, adalah ilmu yang ditujukan untuk menganalisa aspek-aspek ekonomi dan teknis dari usulan investasi yang dapat berupa pengadaan atau pembelian aset, perencanaan ...

Aplikasi SWMM dalam Perencanaan Drainase Perkotaan

Sistem Drainase Perkotaan adatah prasarana yang terdiri dari kumpulan sistem saluran di dalam kota yang berfungsi mengeringkan tahan perkotaan dari banjir/genangan akibat hujan dengan cara mengalirkan kelebihan air permukaan ke badan air melalui sistem saluran-saluran tersebut. Sistem drainase perkotaan melayani pembuangan kelebihan air pada suatu kota dengan cara mengalirkannya melalui permukaan tanah atau lewat di bawah permukaan tanah, untuk dibuang ke sungai, danau dan laut. Kelebihan air tersebut dapat berupa air hujan, air limbah domestik maupun air limbah industri. Saat ini masih banyak yang menggunakan sistem drainase konvensional, dimana air yang jatuh ke tanah hanya dialirkan secepat mungkin menuju ke sungai tanpa memperhitungkan konsep konservasi air. Dengan perkembangan berpikir yang komprehensif serta adanya dorongan semangat dalam mengantisipasi permasalahan yang ada maka diperlukan perubahan konsep drainase menuju drainase yang berwawasan lingkungan. Banyak sekali hal-hal yang dapat dilakukan demi mewujudkan drainase yang berwawasan lingkungan seperti, menampung dalam tampungan buatan atau badan air secara alamiah, menampung dalam bak tandon air yang bisa langsung untuk digunakan, serta meresapkan dan mengalirkan ke sungai terdekat tanpa menambah beban pada sungai yang bersangkutan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi keadaan saluran drainase tersebut apakah cukup memadai atau tidak jika ditinjau dari curah hujan yang terjadi beberapa tahun belakangan dengan menggunakan model EPA SWMM 5.1 yang mampu menganalisis permasalahan kuantitas limpasan daerah perkotaan. Menggunakan EPA SWMM, kondisi yang terjadi di lapangan dapat dimodelkan dengan memasukkan parameter-para meter yang tercatat pada kondisi di lapangan. Selain itu, dengan menggunakan model ini, sistem jaringan drainase dapat disimulasikan ke dalam suatu sistem yang terintegrasi. Buku teks ini dapat digunakan untuk mahasiswa sarjana, mahasiswa pascasarjana dan praktik insinyur. Buku ini sangat lengkap mencakup penerapan dan perencanaan drainase perkotaan dengan aptikasi EPA SWMM dan dilengkapi dengan contoh perencanaan yang detail. Keunggulan dari buku ini adalah desain perencanaan yang lengkap baik menggunakan green structure maupun grey structure, sehingga pembaca mempunyai alternatif pilihan bangunan apa yang tepat untuk mengantisipasi perencanaan saluran drainase yang ramah lingkungan tersebut.

Sistem Drainase Perkotaan adatah prasarana yang terdiri dari kumpulan sistem saluran di dalam kota yang berfungsi mengeringkan tahan perkotaan dari banjir/genangan akibat hujan dengan cara mengalirkan kelebihan air permukaan ke badan air ...

Drainase Perkotaan

Banjir di kawasan perkotaan dapat terjadi menggenangi daerah perkampungan, perumahan, perdagangan, perkantoran, industri dan juga infrastruktur (seperti jalan, jembatan, saluran drainase, jaringan air bersih, dan lain-lain). Akibat dari banjir tersebut sangat luas dan kerugiannya sangat besar. Kerugiannya pun dapat segera terlihat, seperti rusaknya jalan, tidak berfungsinya peralatan, robohnya bangunan dan sebagainya. Di samping kerugian yang langsung dapat dirasakan, terjadi pula kerugian yang tidak langsung. Sebagai contoh, banjir memacetkan lalu lintas, memboroskan waktu dan bahan bakar, serta mempercepat rusaknya berbagai bangunan dan konstruksi jalan. Banjir juga membawa penyakit, selain itu banjir juga menyebabkan kemarahan, kesedihan, dan ketidaknyamanan. Buku Drainase Perkotaan ini merupakan buku ajar untuk menunjang proses belajar mengajar pada mata kuliah Rancangan Drainase. Buku ajar ini terdiri dari enam bab. Dimulai dengan bab 1 tentang konsep pengendalian banjir, bab 2 menjelaskan makna drainase perkotaan. Pemahaman tentang penentuan debit banjir dijelaskan di bab 3. Selanjutnya penjelasan tentang bagaimana merancang saluran drainase dijelaskan pada bab 4. Pengenalan tentang drainase jalan raya dan drainase bangunan-bangunan khusus disajikan pada bab 5. Pada bab terakhir, yakni bab 6, disajikan pengantar tentang langkah dan macam perencanaan. Pada setiap bab, uraian dimulai dengan memberikan tujuan pembelajaran, pengantar, isi bahasan, rangkuman dan sajian soal-soal latihan. Contoh pengerjaan soal-soal juga disajikan dalam isi bahasan agar pembaca dapat mengimplementasikan materi dalam buku ini.

Banjir juga membawa penyakit, selain itu banjir juga menyebabkan kemarahan, kesedihan, dan ketidaknyamanan. Buku Drainase Perkotaan ini merupakan buku ajar untuk menunjang proses belajar mengajar pada mata kuliah Rancangan Drainase.

Sistem Informasi Manajemen Perikanan

Buku Sistem Informasi Manajemen Perikanan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan wawasan kepada pembaca khususnya mahasiswa tentang bagaimana sistem informasi scat ini berperan terhadap perkembangan perikanan di era revolusi industri 4.0. Buku ini dilengkapi contoh-contoh aplikasi sistem informasi di bidang perikanan sebagai contoh kreatif dalam menciptakan ide-ide baru di bidang perikanan dengan pemanfaatan teknologi dan sistem informasi. Buku ini juga memberikan sudut pandang baru tentang pentingnya multidisipliner keilmuan antara bidang sistem informasi dan bidang perikanan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Buku Sistem Informasi Manajemen Perikanan merupakan buku ajar yang terdiri dari 6 bab yang telah diseusaikan dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) Sistem informasi Manajemen Perikanan. Pada setiap bab terdapat tujuan instruksional, konsep materi, contoh aplikasi atau studi kasus, dan latihan soal untuk evaluasi mandiri. Bab 1 menjelaskan peran teknologi dan sistem informasi pada bidang perikanan. Bab 2 menjelaskan konsep sistem informasi dan contoh-contoh aplikasi penerapannya di bidang perikanan. Bab 3 menjelaskan konsep sistem informasi manajemen sebagai bagian dari sistem informasi dan contoh aplikasinya pada bidang perikanan. Bab 4 menjelaskan pengembangan sistem informasi. Bab 5 menjelaskan konsep e-business dan e-commerce di bidang perikanan sebagai pembelajaran mahasiswa membangun bisnis. Bab 6 menjelaskan aplikasi sistem informasi geografis di bidang perikanan untuk pemetaan sumber daya perikanan.

Pada manajemen rantai pasok, penggunaan teknologi informasi menghasilkan pertukaran data elektronik berupa dokumen transaksi bisnis secara otomatis dan digital melalui internet dan jaringan lain antar stakeholder.

Dasar Manajemen Desain

Manajemen desain adalah tentang pengelolaan desain. Dalam pengertian yang paling mendasar, manajemen desain adalah tentang mengelola proyek desain, sebagian besar desainer tidak memperhatikan hal-hal mengenai manajemen, hingga mereka dihadapkan kepada posisi yang disebut ‘manajer’ di dalam perusahaan baik itu milik orang lain ataupun perusahaannya sendiri. Tidak ada satu definisi yang disepakati secara universal dari istilah ‘Manajemen Desain’, sama seperti tidak ada definisi ‘desain’ yang disepakati tunggal, atau sebenarnya ‘bisnis’. Saat melihat sifat dari ‘desain’, kata itu sendiri adalah kata benda (hasil), dan kata kerja (aktivitas). Hasil dari proyek desain bisa dilihat pada produk, layanan, interior, bangunan, dan media digital yang kita hadapi dengan setiap hari. Pengelolaan proyek desain ini hanyalah salah satu aspek manajemen perancangan. Kegiatan perancangan adalah proses pemecahan masalah yg berpusat pada orang, yang juga perlu dikelola dan oleh karena itu merupakan aspek lain dari manajemen desain. Praktik manajemen desain terbukti dari berbagai disiplin ilmu seperti produk dan desain layanan, fashion, arsitektur, media, hiburan, periklanan, media digital, dan game design. Selain itu, bagaimana desain dirasakan dan dimanfaatkan di ranah bisnis, rekayasa, teknologi, dan disiplin kreatif sangat bervariasi, dan begitu pula pendekatan yang berbeda terhadap caranya pengelolaan desain sangat dibutuhkan dalam setiap konteks.

Manajemen desain adalah tentang pengelolaan desain.

Manajemen Industri Perikanan

Pembangunan industri bagi Negara berkembang merupakan kebutuhan yang sangat mutlak. Peningkatan pembangunan industrimemberikan dampak pada percepatan terciptanya struktur ekonomi yang lebih seimbang, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan rangkaian proses produksi industri untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri sehinggadapat mengurangi ketergantungan barang impor serta akan meningkatkan ekspor hasil industri. Faktor yang dapat mendorong pertumbuhan dan perkembangan suatu industri disebabkan karena kebutuhan manusia akan barang dan jasa. Pemenuhan kebutuhan manusia sehari-hari berupa barang dan jasa dihasilkan dari kegiatan industri. Kegiatan produksi atau pengolahan barang dan jasa dalam industri membutuhkan tenaga manusia. Peningkatan jumlah penduduk yang semakin meningkat setiap tahunnya, menyebabkan kebutuhan barang dan jasa juga semakin meningkat. Faktor lain yang dapat menyebabkan perkembangan industri adalah keinginan dari pihak penyedia barang dan jasa atau produsenagar memperoleh pendapatan dan keuntungan.

Sedangkan memiliki lokasi kediaman pada unit usaha/ pabrik yang tersebar
didaerah bahan baku atau wilayah pesisir. Industri budidaya air payau dekat
dengan ketersediaan air laut dan air tawar atau air payau. 5.2 Faktor
pertimbangan ...

Air Tanah

: studi tentang pendugaan air tanah, sumur air tanah dan upaya dalam konservasi air tanah